Pages

Monday, July 30, 2012

Belajar jadi IRT

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Ini curhatan emaknya anak-anak ^^
Tadi pagi, seperti biasa bangun sahur, subuh dan tilawah. Udah mencoba untuk bertahan ga merem, ternyata kalah juga saiah. Tidur pagi sampe jam 07-an. Gak suka, gak suka, gak suka. Bangun jam segitu rumah masih berantakan, baju-baju belum disetrika, cucian piring masih ada.

Hm... *tenang, jangan stress

Alhamdulillah pagi ini ketemu bu Anni Iwasaki di FB. Alhamdulillah sempet chatting juga dengan beliau. Intinya mah, "Buuuuuuuuuuu, saya belum becus jadi IRT, tapi saya mau bertahan tanpa ART"

Ternyata eh ternyata, emang saya yang masih kurang serius jadi IRT. Dengerin "ceramah" Bu Anni, rasa-rasanya jauh banget kesungguhan saya dengan beliau.

Jadi IRT itu, hal pertama yang mesti dilakukan, seperti hal-hal lainnya, adalah meluruskan niat. Beneran harus  niat karena Allah. Ladang jihad pertama untuk saya ya disini, di rumah tangga ini.

Kedua, benar-benar harus merasa klo diri ini lagi belajar untuk jadi IRT. Tidak ada ibu langsung jadi, kita semua belajar untuk lebih baik dari hari ke harinya. *besarkan hati dulu

Ketiga, harus sungguh-sungguh. Sungguh-sungguh dalam usahanya, sungguh-sungguh dalam prosesnya, sungguh-sungguh dalam do'anya, sungguh-sungguh dalam sabarnya, pokoknya sungguh -sungguh.

Kata Bu Anni, catat semua kerjaan rumah tangga. Apa aja yang musti dilakukan, butuh berapa lama melakukannya. Setelah itu buat planning. Berapa hari sekali nyuci, berapa hari sekali nyetrika, dll. Ma sya' Allah, segitunya ya :D

Ayolah, semangat lagi belajar jadi IRT. Bukan karena ingin dinilai, bukan karena lagi ngikutin trend, ayo kembalikan lagi niatnya karena Allah. Dokumentasikan prosesnya, biar bisa diliat perkembangannya ^^

Semangaaat....

No comments:

Post a Comment