Pages

Thursday, December 20, 2012

Our standing boy

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahiim

Menginjak usia 7 bulan, alhamdulillah adek Muslim sudah belajar berdiri. Seneeeeng banget "merayap" kemana-mana. Kadang pegangan tembok, lemari, laci, kardus buku, kursi, sampe rambut emaknya, pheeew.

Kalau sudah berdiri, ma sya' Allah senyumnya lebaaar sekali. Mungkin senang yaa.

Sekarang, sudah tambah lagi gayanya. Setiap sudah tegak berdiri, dicoba-cobanya lepas tangan, hihi. Beberapa detik bisa tahan berdiri ga pegangan, senyumnya pun tuambaaah lebar, keliatan hampir semua gusinya. Ya Allah lucu banget :D

Waktu hari apa tu, lupa, saya lagi ngerjain sesuatu di kamar. Curiga, adek Muslim koq ga bersuara. Diintip sama "ummi"-nya, ma sya' Allah ternyata lagi ngemil nasi, sambil sesekali lepas pegangan untuk makan nasi yang ada di tangannya. Lucunya adek :)


Allah Created Shapes / يخلق الله الأشكال

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahiim

Sejak Senin kemarin, alhamdulillah kami sudah masuk ke bab bentuk lagi. Pengenalan bentuk, sudah dimulai sejak usia 19 bulan. Media awalnya pake karpet dari eva mat.

Sekarang, mulai diperkenalkan nama-nama bentuknya. Alhamdulillah lumayan lancar.

Ada materi yang saya ambil dari blognya Ummu Nu'man, linknya di sini
Jadinya seperti gambar di bawah ini :)



Alhamdulillah Wafa aktif banget berpartisipasi, tapi ada yang jauh lebih aktif lagi, hihi. Adek Muslim ternyata sukaaaa banget, sampe ga kebagian ngeliat buku kakaknya, hihi.



Malamnya, anak-anak masih pengen main. Karena temanya masih tentang bentuk. Yasud, kita main pake eva mat lama lagi. Disusun-susun biar bisa dilompat-lompati sama Wafa. Saya tinggal bilang bentuk apa, nanti dia loncat ke bentuk yg sesuai. Setiap loncatan diiringi gelak tawa Adek Muslim.

Ini mainnya lamaaa banget, sampe adeknya ikut diloncat-loncatin di atas karpet juga. Akhirnya, "ummi"-nya yang capek duluan :D


Biar tetep bisa main sambil "ummi"-nya istirahat, dikasihlah potongan bentuk bekas dari tempelan dinding. Alhamdulillah bisa anteng sampe ngantuk.





Ma sya' Allah seneng banget deh anak-anak :)

Tuesday, December 11, 2012

MPASI Adek

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Alhamdulillah, MPASI adek Muslim lancar. Agak khawatir juga ketika masuk usia makan, takut susah makan kayak tetehnya pas bayi dulu. Tapi alhamdulillah, adek lahap makannya. Sekarang tetehnya pun lahap makannya.

Kami memang sepakat ga pake vitamin penambah nafsu makan, anak-anak juga ga dikasih sufor untuk dibuat montok. Masalah makanan anak ini, emang butuh usaha extra, mulai dari siapinnya, olahnya, nyuapinnya. Mudah-mudahan usaha ibu-ibu semua dan usaha saya juga bernilai ibadah di sisi Allah.

Waktu awal-awal MPASI, adek dibuatkan puree wortel, abis itu mulai macem-macem bikin puree, ada bayam, brokoli. Lama-lama mulai dicampur-campur, abis itu buat nasi tim tapi di blender. Istiqomahkanlah ya Rabb.

Ini ada beberapa MPASI adek yg terdokumentasi, yg lainnya bablas ga ke foto.




Lemarinya sudah gak cukup

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Baru sempat tulis dokumentasi kegiatan-kegiatan anak-anak. Malam-malam gini, baru bisa deh pegang komputer. Jadi ceritanya, waktu itu saya HARUS beberes lemari mainannya anak-anak. Kayaknya sudah ga nyaman liatnya bertumpuk-tumpuk. Hasil-hasil crafts kayaknya juga ga bisa disimpen lama-lama soalnya ngabisin space.

Terpaksa lah harus pilah pilih barang yang bisa di"museum"kan.

Ada beberapa karya painting Wafa, seperti di bawah ini :

pake media kertas

pake media kanvas

Sayang ga ke-foto semua. Padahal lumayan banyak buku gambar yang sudah habis di curat coret. Dari mulai         garis-garis, titik-titik, setengah halaman, sehalaman penuh, warna campur-campur, warna dah bisa pisah-pisah, ngotorin lantai, sampe di-pel-in sendiri. Waaaah, pokoknya banyak kenangan di dunia warna ini. One of our best memory ma sha' Allah :)

Kemudian ada juga yang warnai gambar pake crayon sambil kenalin dikit-dikit bahasa Arabnya. Klo pake crayon, masih harus dibantu sama "ummi"-nya, ga mau sendirian, capek katanya. ckckck


Kuantitas + transportasi + bahasa arab


worksheet dari PAUD Az-Zahra

Dan ada juga kertas-kertas bekas belajar pattern/pola (berhubungan dengan math)

agak susah pattern yg lebih dari satu

Alhamdulillah, semoga kedepannya masih bisa lebih memanfaatkan waktu. Ihrishi :)

PROGRAM MATEMATIKA PERTAMA

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Akhir-akhir ini, saya dan Wafa sedang senang-senangnya baca buku Program Matematika Pertama. Jilid 1, isinya lebih ke perbandingan, baik perbandingan besar atau kecil, tinggi atau pendek. Wafa belum mengerti simbol lebih dari ">", kurang dari "<", dan sama dengan "=", jadi belum saya perkenalkan juga dengan simbol-simbol tsb.



Beberapa minggu kemudian, setelah lusuh setiap halaman dibolak-baliknya dengan semangat, kami lanjut ke jilid 2. Ahmm... Jilid 2 ini belajar himpunan atau lebih tepatnya mengelompokkan barang. Jilid ini ternyata lebih disukai Wafa, kayaknya sudah hafal tu cerita dalam setiap halamannya. Selain disajikan dengan gambar menarik, konsep matematika pun dibuat semudah mungkin untuk dibaca, alhamdulillah.

Sekarang Wafa sudah masuk jilid 3. Belajar kuantitas tapi masih 1-5. Sambil sedikit-sedikit ajarkan simbol angka. Masih maju mundur ini, terpotong-potong waktu belajarnya dengan kegiatan saya yang lainnya, hiks.

Mudah-mudahan bisa istiqomah lagi belajarnya ya Teh, In sya' Allah "ummi" selesaikan apa yang harus "ummi" selesaikan. Semangaaaat ^^

P.S : Yang mau lihat bukunya, monggooo


Sunday, December 2, 2012

Update

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Ma sya' Allah, sudah sebulan ga update blog. Padahal banyak banget yg mau diceritakan.

Adek Muslim :
Bulan ini, adek Muslim sudah 7 bulan. Akhir bulan nanti in sya' Allah 8 bulan umurnya.
Milestone-nya lumayan cepeeet.
2.5 bulan --> tengkurap
5 bulan --> duduk
6 bulan --> merangkak
6.5 bulan --> berdiri

Sekarang masih terus belajar berdiri, makanya rada ngeri ninggal-ninggal walaupun cuma ke kamar mandi. Klo ditinggal sebentar aja, taunya sudah berdiri di tembok atau apapun :D

Teteh Wafa :
Hari ini, teteh masih sakit. Syafakillah ya Wafa.
Umur Wafa sekarang 2 tahun lebih 8 bulan.
Komunikasi dan bicara sudah lancar sekali alhamdulillah. Artikulasi "r" belum jelas. Tapi artikulasi huruf "f" dan lainnya yg sulit2 sudah lancar sekali.
Hampir tiap saat bertanya "kenapa", kadang saya sampai bingung jawabnya.
Belajar matematikanya sudah sampai jilid 3 (counting 1-5), jilid 1 itu belajar besar kecil, jilid 2 itu belajar himpunan, sekarang belajar kuantitas dan simbolnya. Klo dulu, ada 3 gambar, tetep aja dihitung sama teteh sampai 10. Klo sekarang, alhamdulillah klo ada 5 gambar ya dihitung 5. Hihi, lucuu

Mudah-mudahan Desember ini bisa belajar banyak hal dengan anak-anak. Oia, sekarang ngetik ga bisa lama-lama, berebut keyboard sama adek Muslim :D

i love u, kids

Monday, October 22, 2012

Test Your Child, Dr. Miriam Stoppard [1]

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahiim

Semenjak buku yg ini sedang dipinjam, alhamdulillah ada buku pengganti yang ga kalah bagusnya. Cuma ya itu, subhanallah koq ya susah juga mengamalkan ilmu yang didapat dari buku-buku tsb.

Untuk saat ini, baru nyampe beberapa lembar aja bacanya. Sedang sok sibuk untuk baca. Dan sedang memfokuskan diri untuk mengamalkan 4 poin penting yang didapat dari beberapa lembar tsb.

Ini poin-poin tersebut. Semoga Allah memudahkan untuk mengamalkannya



Reading Summary

TEST YOUR CHILD, by : Dr. Miriam Stoppard
THE PARENT AS TEACHER
·         SKILLS THAT ENCOURAGE LEARNING
1.       Set approoriate goals
NEVER PURSUE PERFECTION as this will lead to frustration both to your child and to you. Never fall into the trap of expecting too much too soon, but BE AWARE of the SMALL ACCOMPLISHMENTS and SUCCESSES that your child achieves EVERY DAY.
2.       Always join in
Your child learns through EXAMPLE and IMITATION until she/he is over eight years old. One of the best ways to show her/him a good example is to get up and do something in front of her/him, or with her/him *sooo parents, please DO THINGS yaaa.
Example : Instead of telling her to “go and tidy up your toys”,  you need to take your knees and make a game of doing it together, saying “it is time to put your toys away”.
DO NOT RELY ON JUST GIVING YOUR CHILD ORDERS OR DIRECTIONS *noted.
3.       Repeat, repeat, repeat
With all children, but especially young children, it is frustrating but necessary to tell them over and over again to do the same thing -à for months and months and months until your child’s body gets the message as well as her/his mind *fiyuuuuh
4.       Give positive examples
It is not until school age that a child is ready to respond to instruction expressed  only through words unaccompanied by actions. Instead of saying, “Do not slam the door when you come in!”, go to the door when you hear your child, welcome him/her there and then say “We close the door quietly” while you move his/her hand very gently through the motion of closing the door.

Wednesday, August 29, 2012

Rutinitas oh rutinitas

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Mau mulai curhatan ibu-ibu lagi :)

Yup, ga mau terlalu membebani anak-anak dengan kegiatan-kegiatan kognitif. Alhamdulillah Wafa enjoy-enjoy aja selama ini. Belajar warna, bahasa, dll.

Cukup serius berpikir, kira-kira landasan apa yang harus dibangun sekarang ini (selain tauhid tentunya). Dan yah, ternyata rutinitas salah satu hal yang masih jatuh bangun konsistensinya.
Memang, saya pribadi mempunyai masalah dengan segala sesuatu yang bersifat rutin :D
Susah untuk disiplin dan susah untuk konsisten.

Hari ini, buku pesanan saya yang dibeli secara online sudah tiba :)
Alhamdulillah nemu buku bagus lagi, judulnya "Disiplin dengan Kasih Sayang" dari NAKITA.
Baru baca beberapa halaman sudah "gleg" dan "jleb", hihi

Iyaa, ngerasa banget klo yang bermasalah dengan disiplin itu bukan anaknya tapi emaknyaaa.. huhuhu

Jadi inget waktu curhat sama Bu Anni Iwasaki tentang manajemen rumah tangga. Beliau masih bisa kasih nasihat gimana cara bagi waktu untuk urusan rumah tangga, sosial, mengasuh anak, dll. Begitu materi sudah diterima dan saya mengeluhkan diri saya yang susah disiplin, yah beliau cuma bilang "It's your choice, bu".

Yup, klo sudah masalah internal diri begini, mau dinasehatin sampe berkali-kali juga susah klo kesadaran untuk memaksakan dirinya ga ada. Hayo, mau sampe kapan ga disiplin? Sampe kapan keteteran urus ini itu. Yah, this is my choice ya. Pilihan saya in sya' Allah harus terus berusaha mendisiplinkan diri. Rabbanaa afrig 'alaynaa shabran :')

Monday, August 27, 2012

Warna tua dan muda (Ghaamiq wa Faatih)

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Melanjutkan pengetahuan Wafa tentang warna, alhamdulillah sekarang sudah mulai lancar membedakan warna tua dan muda.


apel = تفاحة       strawberry = فراولة
Membantunya untuk tau, bisa dengan permainan beli-belian atau tebak-tebakan.
Misal : crayon atau spidolnya ditaruh di keranjang (anak saya suka banget pura-pura jadi penjual). Saya pura-pura beli crayon.

Ummi : "Bu, beli crayon warna hijau tua"

Nah, klo sudah begini, semangat deh Wafa dengan keahlian jual menjualnya (hihi), mengambilkan barang yang diminta dengan service excellent.

Oh iya, sekedar sharing juga. Dalam bahasa arab, warna muda/light itu adalah faatih (فاتح)  dan warna tua/dark itu adalah ghaamiq (غامق)

Oke, selamat belajar anakku :)




Siapa bilang anti patah?

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Iyaa nii, siapa sih yang bilang anti patah. Huhuhu... T_T

Sepertinya halnya beli lem yang bermacam-macam (dan akhirnya jatuh cinta sama lem cair putih), saya pun beli crayon sudah bermacam-macam.

Crayon kecil udah dua kali beli, semuanya di"telanjang"i Wafa, alias bungkusnya dikupas-kupas. Habis itu, dipotek-potek (baca : dipatah-patahin).
Okeh, saya browsing di internet, kira-kira crayon apa ywaa yang bisa rada awet. Nah, ketemu tu sama crayon yang dilapisi plastik. Karena dapetnya online, rada sayang belinya, mahal di ongkir. Qadarullah pas lagi jalan-jalan, nemu crayon macam itu, belilah kita,

Ternyata eh ternyata, emang sih crayon anti patah, tapiiii....
Ya, tapiiii klo anaknya belum bisa pulir-pulir. Ternyata anak saya sudah bisa pulir-pulir. Alhasil?
Dipulirnya crayon ini sampe puanjaaaaang, baru deh.. "tek" .. dipatahin :D






Menghibur dan mendidik bayi sampai usia dua setengah tahun

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Judul diatas sama dengan judul buku yang saya rekomendasikan untuk dibaca.
Akhir-akhir ini, saya sedang gemar-gemarnya "nongkrongin" lapak online buku bekas. Alhamdulillah ternyata walaupun buku bekas, tapi kualitas fisik bukunya masih bagus. Salah satu buku yang bagus konten dan fisiknya adalah buku ini.


Isinya, ya itu.. Cara menghibur dan mendidik bayi sampai usia dua setengah tahun. Tentunya menghibur dan mendidiknya dalam artian umum, dan dalam pandangan sang penulis, makanya tetep butuh filter untuk mengambil mana-mana saja yang cocok dengan deenul islam. Over all, buku ini bagus banget lah, keliatan banget ni penulisnya care banget sama anak-anak. Dan keliatan banget juga, klo keluarga yang digambarkan itu bener-bener memprioritaskan anaknya.

Penasaran donk yah, ini buku cetakan tahun berapa sih? Soalnya jarang-jarang orang sekarang ada yang sampe sebegininya. Dan ternyata, emang cetakan lama, tahun 1986 (eikeh baru lahir ini).

Nah, ayo-ayo yang mau beli, bisa beli buku ini, tapi ga jamin juga masih ada di pasaran.

Alhamdulillah loh, saya dapet buku bagus ini dengan harga murah. Lima ribu sajah buk ibuk, hihi. Dan alhamdulillah juga, kepake banget buat stimulasi Muslim dan Wafa ^^

Sunday, August 26, 2012

Bikin kupu-kupuan

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Alhamdulillah, melewati satu hari yang luar biasa bersama anak-anak yang luar biasa :)

Hari ini, saya usahakan agar teteh bisa membuat satu kerajinan tangan lagi bersama saya.
Kita putuskan untuk membuat kupu-kupuan, selain karena mudah dibuat, bahan-bahannya pun sudah tersedia di rumah. Ide prakarya ini diambil dari blog Ummu Nu'man.

Berikut bahan yang diperlukan :
1. Kertas yang agak kaku
2. Cetakan bundar (kami pakai gelas :D)
3. Pulpen
4. Gunting
5. Lem
6. Crayon
7. Pita
8. Stik

Langkah pertama, saya cetak bentuk bulat menggunakan gelas. Teteh Wafa pertamanya hanya melihat saja, lama-lama tertarik berpartisipasi. Karena belum bisa mengikuti bentuk, jadilah diberi pekerjaan memegang gelas, hihi

Langkah kedua, saya potong kertas yang telah dicetak tersebut, Teteh Wafa baru bisa melihat aja, soalnya belum bisa menggunting mengikuti pola

Langkah ketiga, warnai kertas yang sudah digunting. Nah kalo ini mah udah deh, mahir banget Wafa, dicurat coret kertasnya, kerjaan saya hanya tinggal merapikan saja

Langkat keempat, lem kertas tsb dengan stik sehingga menghasilkan kupu-kupuan. Alhamdulillah Wafa dah bisa mengelem, habis bantuin ngelem, dia jemur sendiri hasil kerjaannya di teras depan.

Langkah kelima, setelah diangkat dari jemuran, tempelkan pita agar bisa digantung.

Prinsip kami, hasil kerajinan tangan haruslan barang yang bisa dipakai. Jadi kupu-kupuan ini kami berikan gantungan agar bisa jadi mainannya adik Muslim ^^

Muslim sekarang sedang belajar meraih. Kupu-kupuan ini pun sudah berhasil diraih ^^ Oops, sepertinya harus ditinggikan lagi ni gantungannya.
Selain diraih, kupu-kupuannya juga sudah berhasil ditendang-tendang

Alhamdulillah Teteh senang, adik pun senang. 


Thursday, August 23, 2012

Membuat kardus buku

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Udah lama banget, saya merasa butuh tempat untuk nyimpan buku-bukunya Teteh. Lemari buku ada, tapi bercampur dengan buku saya dan buku "abi"-nya. Semenjak ketemu toko buku online yang murah (karena menjual buku bekas tapi masih bagus banget), koleksi buku teteh Wafa semakin banyak aja nih. Alhamdulillah di usianya yang mau menginjak 2.5 tahun, teteh hobby banget membaca, rutinnya sih sebelum tidur.

Dipikir-pikir, untuk beli lemari buku baru, kayaknya ruang di rumah udah penuh semua. Jadinya bikin tempat penyimpanan buku darurat aja, setidaknya biar gak terlalu berantakan bin pabalatak campur-campur.

Kemarin-kemarin ada sisa kardus bekas air mineral gelas, ada juga stok kertas kado dan kalender bekas. Yasud, mari kita mulai berkreasi.

1. Potong tutup kardus yang bergeliwiran (bahasa apa ini ya :D)
2. Bungkus bagian dalam dengan kalender bekas
3. Bungkus bagian luar dengan kertas kado
4. Lapisi dengan selotip besar transparan (biar ga mudah rusak)

Gampang dan sederhana, Wafa juga suka bantuinnya. Walau tadi sempet "manyun" karena ga sabar mau tempel-tempel double tape dilarang sama "ummi"-nya. hoho

Ini dia kardus buku kita ^^




p. s : Tadinya mau tulis cerita ini di blog keluarga, tapi ada masalah pas mau upload fotonya. Mampir-mampir juga kesana ya

Monday, July 30, 2012

Belajar jadi IRT

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Ini curhatan emaknya anak-anak ^^
Tadi pagi, seperti biasa bangun sahur, subuh dan tilawah. Udah mencoba untuk bertahan ga merem, ternyata kalah juga saiah. Tidur pagi sampe jam 07-an. Gak suka, gak suka, gak suka. Bangun jam segitu rumah masih berantakan, baju-baju belum disetrika, cucian piring masih ada.

Hm... *tenang, jangan stress

Alhamdulillah pagi ini ketemu bu Anni Iwasaki di FB. Alhamdulillah sempet chatting juga dengan beliau. Intinya mah, "Buuuuuuuuuuu, saya belum becus jadi IRT, tapi saya mau bertahan tanpa ART"

Ternyata eh ternyata, emang saya yang masih kurang serius jadi IRT. Dengerin "ceramah" Bu Anni, rasa-rasanya jauh banget kesungguhan saya dengan beliau.

Jadi IRT itu, hal pertama yang mesti dilakukan, seperti hal-hal lainnya, adalah meluruskan niat. Beneran harus  niat karena Allah. Ladang jihad pertama untuk saya ya disini, di rumah tangga ini.

Kedua, benar-benar harus merasa klo diri ini lagi belajar untuk jadi IRT. Tidak ada ibu langsung jadi, kita semua belajar untuk lebih baik dari hari ke harinya. *besarkan hati dulu

Ketiga, harus sungguh-sungguh. Sungguh-sungguh dalam usahanya, sungguh-sungguh dalam prosesnya, sungguh-sungguh dalam do'anya, sungguh-sungguh dalam sabarnya, pokoknya sungguh -sungguh.

Kata Bu Anni, catat semua kerjaan rumah tangga. Apa aja yang musti dilakukan, butuh berapa lama melakukannya. Setelah itu buat planning. Berapa hari sekali nyuci, berapa hari sekali nyetrika, dll. Ma sya' Allah, segitunya ya :D

Ayolah, semangat lagi belajar jadi IRT. Bukan karena ingin dinilai, bukan karena lagi ngikutin trend, ayo kembalikan lagi niatnya karena Allah. Dokumentasikan prosesnya, biar bisa diliat perkembangannya ^^

Semangaaat....

Sunday, July 22, 2012

Transportasi dalam bahasa Arab

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Hampir kelupaan posting kosakata yang berhubungan dengan transportasi dalam bahasa arab. Alhamdulillah Wafa dah inget 1 kata aja : Thaa`irah. Lumayan ^^

Memang bahasa Arab sekarang ini kalah masyhur daripada bahasa Inggris, tapi in sya' Allah tetap semangatlah menghidupkan bahasa Arab kembali, aamiin

Berikut tema bulan ini (transportasi) dalam bahasa Arab

وسائل النقل = transportasi

السَيَّارَةُ = mobil
الدَّرَاجَةُ = sepeda
القِطَارُ = kereta
الطَّائِرَةُ = pesawat
الجَوَّالَةُ = sepeda motor
الحَافِلَةُ = bus
السَّفيْنَةُ = kapal
البَاخِرَةُ = kapal
المَحَطَّةُ = stasiun
المَطَارُ = bandara
التَّأشِيْرَةُ = visa
جَوَازُ السَفَرِ = passport
السِّفَارَةُ = kedutaan


Selain kata di atas, bisa juga lihat di link youtube ini  atau di sini

Semoga bermanfaat ya, Allahu yubaarik

Playdough pertama kami

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Yaaah, sayang banget. Playdough pertama kami tidak sempat terdokumentasikan.
Alhamdulillah hari ini mendadak nyoba bikin playdough alias lilin alias malam. Waktu itu pertama kali lihat cara bikinnya dari youtube, tapi karena yg bikin orang bule, ada bahan yg ga bisa nemu di sini. Terus terus, Qadarullah di group Sunni Home Schooling FB, ada ummu yg sharing cara bikin playdough.


                                                       playdough sumber google :D

Tadinya ragu, perbandingan terigu sama garam nya koq 2:1. Khawatir kebanyakan garam, maka sang "ummi" improvisasi sendiri takaran garamnya dan hasilnya hampir gagal sodarah sodarah. Karena ga yakin ni playdough bakal normal, udah aja sekalian dipanasin di atas kompor (inget-inget di youtube dulu, sang bule bikinnya pake air panas atau dimasak). Daaan, yaah alhamdulillah jadi juga walau kelembekan.

Wafa seneng banget mainnya, alhamdulillah lagi ada om-om ciliknya yang berkunjung, jadi bisa main rame-rame. Lain kali kita bikin lagi ya, in sya' Allah. Dan semoga hasilnya bakal normal *nyengir.

Ramadhan Kareem semuanya ^^ Semoga aktivitasnya dan aktivitas bareng keluarganya berkah ya ^^

n.b : Muslim dah bisa tertawa terkekeh-kekeh!!






Tuesday, July 17, 2012

Toilet Training

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Jadi tu, kemarin kami jalan-jalan ke playground. Pas lagi ngantri mau naik perosotan, sosorodotan, atau apalah itu namanya, "ummi"-nya ngeliat anak umur sekitar 3 tahunan ,lebih apa kurang, masih pakai diapers T_T

Pertama ngeliat, langsung ngerasa sedih *kenapa masih pake diapers, dek*
Tapi dipikir lagi, yaa mungkin ibunya khawatir anaknya kebablasan pipis di playground umum, atau apalah *berusaha positif ting ting (bahasanya mbak sate)

Emang sih, klo diperhatikan masih banyak anak-anak umur segitu yang belum toilet training. Saya juga sebenarnya alhamdulillah dulu "dicerewetin" orang tua untuk ngajarin Wafa pipis dan pup pada tempatnya *heuheu

Dari umur setahun kurang *bayangkan sodara-sodara*, saya udah ngajarin Wafa toilet training, secara dulu "abi"-nya umur setahun udah bisa diajak ke Yogya tanpa ngompol, alias PakMer dan BuMer udah berhasil toilet training pas anaknya umur setaunan.



Tapi, dasarnya sok tau *heuheu*, saya yang merasa banyak baca-baca artikel parenting, rodo' ngotot. Masa' sih bocah sa' gede piyik udah ngerti toilet training. Wong di artikel-artikel aja baru mulai pas usia 18-24 bulan, lah iki bocah dari umur setaun kurang udah diajari.

Karena tiap hari diojok-ojok, akhirnya mulailah saya toilet training Wafa. Dan alhamdulillah, alhamdulillah pisaaan, sekarang ngerasain enaknya. Sekarang umur 2 tahunan udah ga pake diapers, pipis dan pup sudah di kamar mandi, malam pas bobo klo pengen pipis udah mau bangun. Masalah kebablasan ya masih sih kadang, kalo dia lagi asiiik banget main, suka lupa deh tu pipisnya. Atau emaknya lagi sok sibuk teu puguh *deui, nah suka kebablasan lagi.

Tapi ga apalaah, udah bahagia saya. Alhamdulillah tsumma Jazaakumullahu khayran yaa 'aa`ilatii ^^


Berhasil ya Muslim.. Anta Mumtaz..!!!

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Mabrouk ya Musliim.. Baarakallahu fiik. Alhamdulillah, bi idznillah Muslim sudah bisa tengkurap, di usianya yang baru menginjak 2,5 bulan. Wah, Muslim anak akselerasi ya. Dulu, baru beberapa jam dilahirkan matanya sudah awas, beberapa hari dilahirkan pandangannya sudah bisa mengikuti gerakan tangan "ummi" atau anggota keluarga lainnya.

Kenapa ni bisa akselerasi begini dek? Apa karena lama di perut ya (wlo belum ada penelitiannya, hehe)? 10 bulan 2 minggu di kandungan *fiyuuuh. 2 hari lagi ga keluar, mau dikeluarkan paksa dek, entah di induksi apa di caesar, wal 'iyadzu billah T_T

Muslim lahir pas "ummi"-nya lagi pekan UTS. Alhamdulillah pas harinya lahir pas lagi ga ada ujian.

Muslim anak "ummi" dan "abi" solih in sya' Allah, semoga seperti namanya, menjadi seorang muslim yang luar biasa. -MUSLIM MUMTAZ-


^^ aamiin

Thursday, July 12, 2012

Kegiatan anak-anak Juli 2012

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

Wuah, udah lama juga ternyata ga update. Tadinya mau rutin ngapdet blog, tapi "ummi"nya sok sibuk teu puguh, hehe. Udah masuk bulan Juli nih. Alhamdulillah, dapat banyak modul HS dari kholah Wyke. Dan di bulan ini mau pake tema kendaraan aja deh, sekalian saya mura'jaah adab-adab safar dan segala yg berkaitan dengan safar dan transportasi.

(kepotong ngaduk-ngaduk ungkepan ayam)

Eh, sampe mana ya tadi? Oh iya, tentang transportasi ya.
Kemarin-kemarin saya juga ada apdet group bhs arab di FB ttg kendaraan, in sya' Allah nanti kosakata bahasa arabnya saya postingkan di blog ini.

Ini palingan planning kami di bulan Juli. Klo Muslim apa kabar yaa? hehe
Muslim sekarang dah pinter muter-muter, udah bisa muter 360 derajat. Semangat ya "deeek"...!!


Juni 2012 -Mengelem

Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim

"Umeee, iyem-iyem yuuuk", begitulah Wafa kalau ngajak "ummi"-nya main lem.

Sekarang udah lumayan ngeh apa gunanya lem.
Dulu "ummi" dah banyak beli macem2 lem. Dari lem kertas, lem puter, lem cair. Yang paling enak dipake ternyata lem putih cair yg dipencet-pencet

Entah anak gadis ini suka masak atau gimana, setiap kegiatan pasti disambung-sambungin sama masak. Waktu gunting-gunting, dia bilang lagi masak. Waktu lem-lem dia bilang lagi bikin kue. heuheu.. Cah wedok tenan si nduk cilik.









Monday, July 2, 2012

Juni 2012 -Menggunting

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahiim

Ini dia yang benar-benar baru buat "teteh". Akhirnya "umi" udah kasih idzin untuk pake gunting, hehe. Iya, abis ngeri juga liat "teteh" pegang-pegang gunting. Bismillah, bulan ini udah boleh deh pegang gunting.

Tadinya masih bingung gimana cara pegang gunting. Improvisasi sendiri pake dua tangan, waaah tambah serem malah klo pake dua tangan. Terus diajarin deh cara pake gunting. Tadinya belum mahir buka tutup atau ngegerakin guntingnya, tapi alhamdulillah semakin hari semakin lancar.

"Umi" beli 2 jenis gunting. Gunting gerigi dan gunting biasa, semua dalam ukuran kecil , secara tangan anakke masih cilik :D

Kenapa kok pake gunting gerigi? Karena "umi"-nya masih dag dig dug ngasih gunting biasa yg notabene lebih tajam dari gunting gerigi.


Setelah beberapa hari pake gunting gerigi which is lebih susah dipakenya, "teteh" mulai deh coba gunting-gunting pake gunting biasa. Ternyata lebih enak ya nduk dipakainya, enjoy deh dia ^^


Hasil guntingannya juga udah bisa sampe cuilik-cuilik loh, teuteup deh si emak dag dig dug ngeliatannya. Semakin kecil hasil potongan, semakin berdebar rasanya, hehe


Juni 2012 -Menjepit

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahiim

Alhamdulillah, bulan Juni ini banyak sekali kegiatan baru untuk "teteh", salah satunya menjepit. Sebenarnya sudah mulai dari sebelum bulan Juni ya, tapi ya gitu, seadanya saja, inisiatif dari "teteh" dengan cara ambil-ambil jepitan jemuran tetangga, hehe. *balikin donk "teh"

Nah, mulai bulan Juni ini, benar-benar mulai "umi" perhatikan.

Di rumah khan banyak sekali persediaan stick ice cream, tadinya mau buat pigura atau apalah, tapi belum sempet kepake. Akhirnya kita pake aja untuk jepit-jepit deh. Idenya dari kakak Afif lagi. Beliau menjepit matahari-matahariannya, nah klo "teteh" jepit stick ice cream yang sudah diwarnai. Sekali lagi, untuk warna, alhamdulillah "teteh" dah hafal dari umur belasan bulan. Bi idznillah. Jadi fokusnya memang bukan pengenalan warna tapi ke kegiatan menjepit ini.

Aih.. zeriuzzzznyaa...

Alhamdulillah, "teteh" mau, suka dan aktif sekali. Sekarang malah mulai merambah jepit-jepit tempat makan, dll. Klo di Galenia mah dapat bintang merah ya "teh", aktif dan mau berpartisipasi ^^

Ihrisii 'alaa ma yanfa'uki ya bintii


Juni 2012 -Melukis

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahiim

Entah kapan tepatnya, tapi klo untuk melukis mah, "teteh" sudah mulai mencoba sejak usia belasan bulan. Medianya masih buku gambar, karena pakai cat air, jadi kebayang buku gambarnya kadang lepek kena cat air yang terlalu banyak.

coret-coret ala "teteh"
Semakin bertambah usianya, "teteh" semakin mahir. Yang dulunya lantai suka ikut dilukis, sekarang sudah tidak, malah mau ikut ngepel klo lantainya kotor ketika sdg melukis. Perkembangan lainnya, sekarang sudah bisa mewarnai penuh satu media. Terus, medianya juga bertambah nih, sudah mulai pakai kanvas jadi bisa digantung nanti hasilnya. Ihrisii ya binti ^^




Friday, June 29, 2012

Rencana kegiatan di akhir Juni 2012

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim

Hari ini "umi" jalan-jalan ke blog Ummu Afif, sahabat yg tinggal di Jepang. Beliau cukup sangat rajin mendokumentasikan kegiatan anak-anaknya. Alhamdulillah hari ini dapat manfaat dan ide untuk kegiatan bersama teteh Wafa di akhir Juni.

Jadi, rencananya teteh akan mulai diperkenalkan huruf, baik latin maupun hijaiyah. Untuk umur 2 tahun 3 bulan, "umi"-nya kurang tau juga apakah terlalu dini atau tepat atau terlambat untuk perkenalan huruf ya?

Bismillah, kita mulai coba saja. Mudah-mudahan teteh bersemangat ^^

ini link blog ummu Afif
ini link untuk huruf latin 
ini link untuk huruf hijaiyah

Another sekapur sirih

Bismillah Ar-Rahman Ar-Rahim

Alhamdulillah ada blog baru lagi. Ini blog khusus untuk kegiatan anak-anak dan orangtuanya. Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk kami dan kawan lainnya. Jazakumullahu khayran untuk sharing dan ilmunya, mari berbagi ^^