Bismillah Ar-Rahmaan Ar-Rahiim
Sepertinya halnya beli lem yang bermacam-macam (dan akhirnya jatuh cinta sama lem cair putih), saya pun beli crayon sudah bermacam-macam.
Crayon kecil udah dua kali beli, semuanya di"telanjang"i Wafa, alias bungkusnya dikupas-kupas. Habis itu, dipotek-potek (baca : dipatah-patahin).
Okeh, saya browsing di internet, kira-kira crayon apa ywaa yang bisa rada awet. Nah, ketemu tu sama crayon yang dilapisi plastik. Karena dapetnya online, rada sayang belinya, mahal di ongkir. Qadarullah pas lagi jalan-jalan, nemu crayon macam itu, belilah kita,
Ternyata eh ternyata, emang sih crayon anti patah, tapiiii....
Ya, tapiiii klo anaknya belum bisa pulir-pulir. Ternyata anak saya sudah bisa pulir-pulir. Alhasil?
Dipulirnya crayon ini sampe puanjaaaaang, baru deh.. "tek" .. dipatahin :D

No comments:
Post a Comment